Fajar Hidayat
The Prophet (SAW) said, "The whole earth has been shown to me, until I saw the east of the east and the west of the west, and the authority of my ummah ruled all that saw"
| muslim | imam ahmed |

Hidayahsubuh followers

 

Live Now | HTI CHANNEL

Dengerin radio di sore hari

Materi saat ini membahas mengenai “Cinta”

Penjual Buah

Ibaratnya bukanlah seperti sebuah desa dimana disana banyak pencuri kemudian masyarakat bersepakat mengadakan ronda dengan perwakilan beberapa orang. Lalu ada satu orang yang dia tidak pernah ikut ronda (golput), kemudian dia kemalingan yang akhirnya menyalahkan para peronda yang tidak becus. Tidak bisa, karena peronda dan pencuri tidak saling mengenal. Sedangkan dalam parpol, parpol dan caleg nya tentu mengenal dengan baik.

Namun ibaratnya adalah seperti penjual buah, penjual yang tahu ini buah bagus dan buah buruk. Bagaimana masyarakat mau membeli jika buah yang dijual adalah buah yang busuk? Salahkah masyarakat yang tak memilih kemudian masyarakat lain yang tak tahu buah itu, atau yang memang mengetahui itu busuk tapi tetap memilih, akhirnya memenangkan buah tersebut? 

Makanya yang dijual adalah haruslah buah yang ma’ruf, dan mencegah buah yang munkar beredar di masyarakat. Yaitu dengan menyerukan Islam, menyerukan untuk menegakkan syariah Islam dalam naungan khilafah.

#IndonesiaMilikAllah

Alhamdulillah diizinkan untuk re-upload ke soundcloud

Download Enabled, Widget and App also enabled.

#IndonesiaMilikAllah
Lirik oleh : Heni Putra

Dialah Allah yang mencipta dunia
alam semesta langit bumi dan isinya
untuk manusia

meliputi Indonesia
Negeri indah yg teramat kaya
dilalui katulistiwa
subur tanahnya luas lautnya

kemakmuran yang seharusnya dirasa
terenggut penjajah
dan pengkhianat amanah rakyat

atas dasar demokrasi
lahir undang-undang penindasan
….. perampasan
….. pemalakan
menyengsarakan

tiba saatnya umat ini tuk berdiri
mengakhiri kuasa tirani
hingga tiada penyembahan
manusia atas manusia
Tuk meraih kemerdekaan
menjadikan kedaulatan
Hanyalah bagi Allah saja

satukan langkah perjuangan
untuk melanjutkan kehidupan islam
dengan menegakkan
daulah khilafah islamiyah

tak perlu ada ragu dan bimbang
walau ada penghalang paham kebangsaan
tetaplah berjuang
karena indonesia milik Allah

kemakmuran yang seharusnya dirasa
terenggut penjajah
dan pengkhianat amanah rakyat

atas dasar demokrasi
lahir undang-undang penindasan
perampasan pemalakan … menyengsarakan

tiba saatnya umat ini tuk berdiri
mengakhiri kuasa tirani
hingga tiada penyembahan
manusia atas manusia
Tuk meraih kemerdekaan
menjadikan kedaulatan
Hanyalah bagi Allah saja

satukan langkah perjuangan
untuk melanjutkan kehidupan islam
dengan menegakkan
daulah khilafah islamiyah

tak perlu ada ragu dan bimbang
walau ada penghalang paham kebangsaan
tetaplah berjuang
karena indonesia milik Allah

Sumber Audio : http://youtu.be/gllCYA_HQ1Y

Indonesia Milik Allah

Lirik oleh : Heni Putra

Ada Singa namanya Lion, sejak lahir ceprot ya dia itu Singa, bukan yang lain, kemudian di umur yang ke 60 sekian ada orang mengatakan, Si Lion ingin menjadi “Singa” karena ingin menguasai hutan.
Mungkin karena mainstream mengatakan “Singa” padahal nyatanya itu adalah “Serigala”. Sehingga ketika bertemu singa aslinya, mereka mengatakan singa ingin menjadi singa. Padahal itu singa adalah singa sejak lahir.

Maka hendaklah ada sebagian kita yang menjelaskan bahwa Singa itu singa, serigala itu serigala. Ini bathil dan ini adalah haq.

Jangan Salahkan Masyarakat Tak Memilih

SAYA INGIN MEMILIH Sebenarnya saya tidak ingin golput Saudara ! Saya ingin memilih orang-orang shaleh yang cendekia, yang peduli pada nasib rakyat, amanah saat bekerja, dan berani menentang arus koruptif yang merajalela. Tapi di manakah orang-orang langka itu kini berada ? Ternyata mereka tidak dicalonkan oleh partai-partai itu … karena mereka bukan kader, bukan kerabat atau teman ketua, juga tidak mampu mempersembahkan “gizi” dan “amunisi” yang diminta. Kalaupun dicalonkan, mereka ditaruh di dapil-dapil kering merana, yang insya Allah di situ partai akan sedikit mendulang suara. Lantas saya harus memilih siapa ? Sebenarnya saya tidak ingin golput Saudara ! Saya ingin memilih partai yang serius membangun bangsa, mengedukasi rakyat tentang politik luhur tak hanya jelang pilihan raya, mengadvokasi rakyat ketika ada yang salah pada kebijakan penguasa, mengagregasi rakyat agar bersatu dalam bhinneka tunggal ika, dan mengartikulasi suara rakyat yang sesuai nurani mereka. Tapi di manakah partai-partai langka itu kini berada ? Ternyata mereka tidak lolos verifikasi administrasi dari KPU, karena mereka tidak ingin memenuhi beberapa prosedur secara palsu. Sebenarnya saya tidak ingin golput Saudara ! Saya ingin memilih politisi yang paham demokrasi dengan sempurna, agar di parlemen nanti dia tidak menciptakan hukum yang dibenci surga. Tetapi saya ingin dengar dari mulut mereka, janji yang serius untuk mengganti semua UU yang durhaka, menjadi sistem yang taat pada Sang Pencipta Jagad Raya. Tapi di manakah politisi langka itu kini berada ? Ternyata mereka tidak mencalonkan diri di pilihan raya, karena mereka tidak ingin mengikuti logika jumlah suara, entah suara kyai dengan suara pelacur sama harganya. Mereka juga belum melihat pemilu akan mengganti suasana, karena tergantung juga seberapa “tersesat” kita kini telah berada. Prof. H. Fahmi Amhar 
Indonesia Milik Allah

SAYA INGIN MEMILIH

Sebenarnya saya tidak ingin golput Saudara !
Saya ingin memilih orang-orang shaleh yang cendekia,
yang peduli pada nasib rakyat, amanah saat bekerja,
dan berani menentang arus koruptif yang merajalela.

Tapi di manakah orang-orang langka itu kini berada ?
Ternyata mereka tidak dicalonkan oleh partai-partai itu …
karena mereka bukan kader, bukan kerabat atau teman ketua,
juga tidak mampu mempersembahkan “gizi” dan “amunisi” yang diminta.
Kalaupun dicalonkan, mereka ditaruh di dapil-dapil kering merana,
yang insya Allah di situ partai akan sedikit mendulang suara.
Lantas saya harus memilih siapa ?

Sebenarnya saya tidak ingin golput Saudara !
Saya ingin memilih partai yang serius membangun bangsa,
mengedukasi rakyat tentang politik luhur tak hanya jelang pilihan raya,
mengadvokasi rakyat ketika ada yang salah pada kebijakan penguasa,
mengagregasi rakyat agar bersatu dalam bhinneka tunggal ika,
dan mengartikulasi suara rakyat yang sesuai nurani mereka.

Tapi di manakah partai-partai langka itu kini berada ?
Ternyata mereka tidak lolos verifikasi administrasi dari KPU,
karena mereka tidak ingin memenuhi beberapa prosedur secara palsu.

Sebenarnya saya tidak ingin golput Saudara !
Saya ingin memilih politisi yang paham demokrasi dengan sempurna,
agar di parlemen nanti dia tidak menciptakan hukum yang dibenci surga.
Tetapi saya ingin dengar dari mulut mereka,
janji yang serius untuk mengganti semua UU yang durhaka,
menjadi sistem yang taat pada Sang Pencipta Jagad Raya.

Tapi di manakah politisi langka itu kini berada ?
Ternyata mereka tidak mencalonkan diri di pilihan raya,
karena mereka tidak ingin mengikuti logika jumlah suara,
entah suara kyai dengan suara pelacur sama harganya.
Mereka juga belum melihat pemilu akan mengganti suasana,
karena tergantung juga seberapa “tersesat” kita kini telah berada.

Prof. H. Fahmi Amhar

Indonesia Milik Allah

Menasehati narapidana tak perlu kita menjadi narapidana.

Menasehati presiden, pemerintah, tak perlu kita ikut nyaleg, masuk kedalam sistem.

Mengubah yang ada di dalam sistem, tak perlu dengan masuk sistem kemudian kita ikut rusak karena sistem yang memang sudah rusak.

Jadi ingat perkataan Ust Rohmat S Labib dalam acara Silalturrahim Akbar Nasional HTI bersama Ulama, Sabtu 08 Maret 2014 di Hall Mina Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

Ada yang bertanya “Mana bukti perubahannya? Dakwah syariah dan khilafah kalian? Tunjukkan hasil kalian!”

Anda mau bukti? Maka serahkan kekuasaan kepada kami, akan kami terapkan sistem Khilafah yang akan menerapkan syariah Islam secara kaffah.

Penyampaian nasehat oleh Kyai Abdul Karim, pengasuh ponpes al Ikhsan, Nganjuk, Jawa Timur. Topik yang beliau sampaikan adalah tentang kondisi Indonesia yang sudah darurat.

Kalimah Taqdim.

KH. Abdullah selaku ketua pemrakarsa Mudzakarah Ulama menyampaikan kalimah taqdim di hadapan para ulama se-indonesia. Beliau adalah Pengasuh Ponpes Nurul Ulum, Wirowongso, Ajung, Jember.

"Islam jangan dijadikan dasar agama ritual, amalan ritual, tetapi jadikan Islam ini sebagai  mabda’ kita. Jadikan Islam sebagai ideologi kita."
Abah Qoyyum


"Bukan tim suksesnya caleg, bukan tim suksesnya cagub, bukan tim suksesnya capres, tetapi tim suksesnya Allah ‘azza wa jalla"
KH Endang Ahmad Arif, Lampung.


Dalam acara Mudzakarah Ulama Nasional di Hall Mina, Asrama Haji Sukolilo 08 Maret 2014.

When Allah tests you it is never to destroy you. When He removes something in your possession it is only in order to empty your hands for an even greater gift.

benefiko:

Upcoming Novel from Muhammad Sayf dan ustad @felixsiauw | seri pertama dari The Chronicle of Ghazi: Dracula VS Muhammad Al-Fatih | buku yang harus teman-teman cari pas #IBF2014 nanti :) |
Mari simak kutipan dari ustad Felix Siauw: Novel “The Chronicles of Ghazi” ini akan berseri | dan saya berusaha menyuguhkan novel yang bukan hanya cerita | tapi membentuk karakter | genre ini juga agak khusus yaitu fiksi sejarah | yang kita angkat tentang seteru Muhammad Al-Fatih VS Dracula | berkisah masa kebangkitan kesultanan Utsmani sampai penaklukan Konstantinopel oleh Al-Fatih | bisa dibilang Novel ini adalah “kawan” dari buku sejarah “Muhammad Al-Fatih 1453” yang saya tulis | tentang sisi lain Muhammad Al-Fatih | Novel “The Chronicles of Ghazi” juga mengangkat seteru Al-Fatih pasca 1453 | yaitu perang dengan Dracula, George Skanderberg dan John Hunyad |
 Selamat hunting buku di #IBF2014 nanti teman-teman :’)

Buku MAF1453 cukup menarik pembawaannya, semoga ini juga baik :D

benefiko:

Upcoming Novel from Muhammad Sayf dan ustad @felixsiauw | seri pertama dari The Chronicle of Ghazi: Dracula VS Muhammad Al-Fatih | buku yang harus teman-teman cari pas #IBF2014 nanti :) |

Mari simak kutipan dari ustad Felix Siauw: Novel “The Chronicles of Ghazi” ini akan berseri | dan saya berusaha menyuguhkan novel yang bukan hanya cerita | tapi membentuk karakter | genre ini juga agak khusus yaitu fiksi sejarah | yang kita angkat tentang seteru Muhammad Al-Fatih VS Dracula | berkisah masa kebangkitan kesultanan Utsmani sampai penaklukan Konstantinopel oleh Al-Fatih | bisa dibilang Novel ini adalah “kawan” dari buku sejarah “Muhammad Al-Fatih 1453” yang saya tulis | tentang sisi lain Muhammad Al-Fatih | Novel “The Chronicles of Ghazi” juga mengangkat seteru Al-Fatih pasca 1453 | yaitu perang dengan Dracula, George Skanderberg dan John Hunyad |


Selamat hunting buku di #IBF2014 nanti teman-teman :’)

Buku MAF1453 cukup menarik pembawaannya, semoga ini juga baik :D